Slide background

APLI - Asosiasi Profesi Laundry Indonesia

About

Organization Committee

We are nothing without our team

Ketua

Ket.Bid. IT & Pengembangan Org

Ket. Bid Hotel

Ket. Bid Rumah Sakit

Sekjen

Ket. Bid. Pendidikan & Latihan

Ket. Bid. Hotel

Ket. Bid. Rumah Sakit

Bendahara

Ket. Bid. Humas

Ket. Bid. Komersial LDY

Ket. Bid. Garment & Linen

Idea awal berdirinya asosiasi laundry adalah dimulai dengan beberapa kali acara kumpul-kumpul bareng mulai awal tahun 1978, yang disponsori oleh beberapa rekan dari supplier dan distributor laundry, baik yang terkait dengan laundry chemical maupun mesin-mesin dan asesoris laundry.

Beberapa rekan supplier dan distributor yang berjasa membantu menyeponsori proses terbentuknya asosiasi laundry adalah :

PT. Unilever Indonesia dengan para distributornya yaitu alm. Bp. Atjan (toko Jaya Murni) dan Bp. Ronny (toko Jaya Sakti).
CV. Sumber Tenaga, distributor laundry chemical EL (sekarang ECOLAB), juga mesin-mesin laundry produksi Jepang (ASAHI, TOSEN).
Bp. Oki Priyatna, supplier laundry chemical Mori-Ichi produk Jepang.\
PT. Rotaryana Prima, supplier mesin laundry, alm. Bp. Kameron Kamdani.
Super Laundry, Pasar Mayestik, alm. Bp. Suparman Tjoegito.
Beberapa managemen hotel antara lain : Sari Pan Pacific (alm. Bp. ABL. Tobing), Jakarta Hilton (Bp. J. Supith), Jayakarta Tower (Bp. Santosa Budhi HP), Kartika Chandra (alm. Bp. Imam Sanubari), Kartika Plaza (alm. Bp. Sudradjat).

Asosiasi laundry yang kemudian terbentuk pada bulan September tahun 1978 di Hotel Jayakarta Tower, diberi nama : Asosiasi Laundry Manager Indonesia (disingkat ALMI), karena pada saat itu yang memungkinkan untuk dihimpun dalam organisasi ini baru pada tingkat manajer. Itupun sebagian besar hanya menghimpun para manajer laundry hotel saja. Ketua ALMI yang pertama adalah almarhum Bp. ABL Tobing.

ALMI dipelopori oleh sembilan orang, yang kemudian ini diabadikan dalam lambang atau logo yang digambarkan dengan kelopak bunga teratai sebanyak sembilan kelopak.

bunga teratai

Sembilan pelopor tersebut adalah:
Bpk. ABL. Tobing (Alm)
Bpk. Imam Sanubari (Alm)
Bpk. H. Ubay Ali
Bpk. Endang Tasir Yusuf
Bpk. Santosa Budhi HP
Bpk. J. Supith
Bpk. Suparman Tjoegito ( Alm)
Bpk. Relly Hutagalung (Alm)
Bpk. Sudradjat (Alm)

Walau sudah bernama Asosiasi Laundry Manager Indonesia, namun masih diberi nama “TERATAI” (belum disebut dengan nama singkatannya “ALMI”). Nama “TERATAI” dimaksudkan bahwa jenis tumbuhan air dengan bunganya yang indah ini selalu hidup berkembang diatas permukaan air dan tidak pernah tenggelam. Filosofinya, semua usaha laundry yang juga sangat tergantung pada kualitas air ini, selalu akan bangkit dan berkembang sesuai tuntutan jaman.

Seiring dengan perkembangan lingkup dunia usaha laundry yang semakin beraneka ragam, maka organisasi ini mulai menghimpun pula beberapa jenis usaha laundry selain hotel. Pada sekitar tahun 1990-an, organisasi ALMI ini mulai “merangkul” laundry rumah sakit, laundry komersial, laundry garmen dengan membentuk divisi-divisi (divisi laundry hotel, divisi laundry rumah sakit, divisi laundry komersial, divisi laundry garmen dsb.).

Dengan semakin meningkatnya tantangan di dunia usaha laundry yang juga menyangkut operasional baik internal maupun eksternal, maka Asosiasi Laundry Manager dirasa perlu untuk dirombak dengan cakupan profesi bidang kegiatan operasional laundry yang lebih luas. Organisasi ini tidak hanya mengayomi manajernya saja, tetapi juga dapat mengayomi semua SDM yang terlibat dalam suatu operasional usaha laundry.

Untuk menjawab tantangan tersebut, maka tahun 2005 pada ALMI (Asosiasi Laundry Manager Indonesia) sepakat dirubah menjadi APLI (Asosiasi Profesi Laundry Indonesia). Berikut adalah Para Ketua APLI dari pertamahingga saat ini :
Periode 1978 – 1990 ABL. Tobing
Periode 1990 – 2005 Endang Tasir Yusuf
Periode 2005 – 2013 Sakiman Wiroutomo
Periode 2013 – 2018 Wasono Raharjo

This is how to become APLI Member

PROGRAM KERJA  APLI 2016 – 2017

  • 1. MENYUSUN DAN MENYELESAIKAN SKKNI LAUNDRY
  • a. Penyusunan Tahap awal
  • b. Penyusunan Tahap Lanjutan dengan di Fasilitasi Oleh Kementrian Pariwisata melalui 11 x Tahapan Penyusunan melalui Team dengan 10 Anggota APLI
  • c. Tahapan Pra Convensi RSKKNI di Hotel Haris Jakarta
  • d. Tahapan Confensi RSKKNI menjadi SKKNI di Hotel Djiradja Jakarta.
  • e. Telah di sahkan oleh Kementrian Tenaga Kerja RI No.306 Th 2016 ( SKKNI Bidang Laundry )

  • 2. MENGADAKAN PELATIHAN DAN UJI KOMPETENSI KHUSUS DIVISI HOTEL DENGAN DILAKSANAKAN DI 6 HOTEL DI JAKARTA

  • 3. KERJASAMA DENGAN SINET ( BELANDA )
    a. Mengadakan Pelatihan DRY CLEANING di Hotel RAFLES, Jakarta Tgl 8-9 Agustus 2016.
    b. AKAN MENGADAKAN BEBERAPA KEGIATAN PELATIHAN

  • 4. KERJA SAMA DENGAN PERSI (Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia )
    a. Mengadakan Seminar Khusus Laundry RS pada Laundry Expo 2017 di Kemayoran
    b. Mengadakan Seminar Laundry Rumah Sakit di 5 Kota Besar di Indonesia pada tahun 2017.
    * Surabaya * Palembang
    * Makasar * Medan

  • 5. MENGADAKAN PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI KHUSUS BIDANG LAUNDRY

  • 6. PROGRAM PEMBENTUKAN LSP LAUNDRY INDONESIA
    a. Tahap Pembuatan Legalitas LSP
    b. Tahap Melengkapi Kepengurusan LSP
    c. Penyusunan Visi & Misi LSP
    d. Penyusunan Materi Uji LSP
    e. Penyusunan Data Kelengkapan LSP Dalam Rangka Verifikasi Oleh BNSP MENGADAKAN EXPO LAUNDRY PADA 23-25 MARET 2017

  • APLI bertujuan untuk membentuk jiwa yang ‘PROFESIONAL’ bagi semua anggota APLI dibidangnya masing-masing seperti ; laundry hotel, laundry komersil dan laundry rumah sakit, baik dari manajemen sumber daya manusia, manajemen operasional/produksi, manajemen keuangan dan manajemen marketing dan lainya.

    Salah satu yang sedang diperjuangkan oleh APLI adalah ‘Standar Kompentensi Kerja Nasional ( SKKNI ) bagi seluruh anggota. APLI Juga sedang berupaya bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi ( BNSP ) Sehingga setiap anggota APLI nantinya wajib mendapatkan Sertifikat yang di keluarkan oleh BNSP melalui Lembaga Sertifikasi Profesi ( LSP ).

    Dengan standarisasi kompentensi tersebut APLI akan mengadakan pelatihan-pelatihan dari tingkat Operator Laundry sampai tingkat Manager Laundry sehingga tujuan APLI secara keseluruhan menuju ‘PROFESIONAL’ dapat tercapai.

    APLI berharap semua yang berkepentingan dengan laundry baik perorangan maupun perusahaan dapat begabung menjadi anggota APLI sehingga profesi laundry komersil, laundry hotel dan laundry rumah sakit dapat berkembang dengan pesat di Indonesia dan mempunyai standar mutu yang diakui dunia.